Selasa, 28 Juli 2015

Puisi

Tangisan Alam
By: Lydia Lesmana

Indah alamku...
Berjuta sawah terbentang
Beratus hutan tersebar
Berjuta hayati menginjakkan kaki di alam ini

Itu dahulu,
Disaat embun muncul bagai kristal di atas daun
Dan burung-burung berkicau riang menyambut surya
Disaat birunya laut menyejukkan mataku
Dan berjuta hayati di dalamnya menyapa pagi

Namun sekarang,
Alamku menangis
Disaat berjuta pohon dibakar,
Jutaan satwa dibantai
Disaat birunya laut tak lagi terlihat
Tertutup kotoran dan sampah!

Tahukah kau?
Ini bukan lagi alam yang kucintai
Bukan lagi tempat yang kupercayakan
Untuk berlindung dan bersahabat
Alamku menangis di saat jutaan tangan kotor manusia meracuni alam ini, merusak alam ini

Kawan...
Luangkanlah waktu sejenak,
Kembali berpikir apa yang telah alam ini berikan
Balaslah budi alam ini
Janganlah kau buat,
Alam ini menangis

Ingatlah warisan alam ini
Seluruh kekayaannya
Sekali lagi, kawan...
Renungkanlah, pikirkanlah
Janganlah buat,
Alam ini menangis

Tidak ada komentar:

Posting Komentar